Laman

Jumat, 29 April 2011

"HAPPY BIRTH DAY" Hari Ini 95 Tahun Lalu: Ferrucio Lamborghini Lahir

Ferrucio Elio Arturo Lamborghini, "bapak" dari merek supercar ternama Lamborghini ini, lahir pada 28 April 1916 di sebuah desa kecil, di utara Italia. Setelah mengambil gelar insinyur mesin dan berjuang untuk negaranya pada Perang Dunia II, putra petani ini membuka usaha "reparasi traktor rusak" dengan menggunakan komponen bekas kendaraan militer. Dengan segera, ia menjadi pengusaha sukses.
Pada suatu hari di awal tahun 1960-an, Ferrucio membawa mobil Ferrari 250 GT miliknya ke pabrik Ferrari karena koplingnya ‘rewel'. Kepada sang owner perusahaan, Enzo Ferrari, Ferrucio menyampaikan keluhan dan pendapatnya tentang mobil itu. Tanpa disangka, ia mendapat tanggapan kurang enak. Enzo menudingnya sebagai orang lugu yang tidak tahu apa-apa tentang supercar, mobil mewah dengan performa tinggi (bertenaga besar dan melaju cepat). "Dinginkan kepalamu! Bukan mobilnya yang rusak, tapi kamulah yang tidak bisa menggunakannya," begitu kira-kira tanggapan si bos."Anak petani memang sepantasnya hanya mengemudikan traktor."
 

Ferrucio yang merasa tersinggung, bergegas pergi sambil bertekad untuk membuat sendiri supercar yang bisa mengalahkan Ferrari. Mulailah dia mencari orang-orang terbaik; antara lain mantan engineer Ferrari, Giotto Bizzarrini (untuk mendesain mesin V12 yang nantinya menjadi ciri khas kedahsyatan mobil lamborghini). Ferrucio juga memperkerjakan Franco Scaglione untuk mendesain bodi mobil yang menawan. Pada 1963, berdirilah Automobili Lamborghini S.p.A dengan logo banteng marah. Logo ‘banteng' dianggap sesuai dengan karakter mobil Lamborghini, kuat dan gesit; juga Ferrucio yang berada di bawah naungan zodiak Taurus.

Mobil pertama Lamborghini, "350 GTV" dipamerkan di Turin Motor Show pada akhir 1963 dan setahun kemudian, 350 GTV diproduksi massal dengan nama "350 GT". Hingga awal 1970-an, pabrik Lamborghini melahirkan berbagai jenis mobil Lamborghini yang luarbiasa: sang legendaris Miura, Islero, Espada, Jarama, hingga Countach (artinya: "mengagumkan") yang laris manis dan bergaya futuristik. Seiring berjalannya waktu, Lamborghini bisa berjalan sejajar dengan Ferrari dan menjadi salah satu pesaing terkuat di kelas supercar. “Ada perbedaan karakter antara Ferrari dan Lamborghini," sebut seorang penggemar mobil. "Ferrari lebih friendly untuk dikemudikan sedangkan Lamborghini, meskipun jarak pandangnya sempit dan koplingnya agak berat, namun mobil ini sangat enak saat dipacu kencang.”

Krisis minyak bumi pada 1973 membuat perusahaan Lamborghini mengalami krisis keuangan. Tujuh tahun kemudian, Lamborgini dijual ke Mimran Brothers, konglomerat Perancis di bisnis makanan. Dan pada April 1987, 100% saham Lamborghini beralih ke Chrysler yang kemudian memproduksi 2000-an model Diablo. Setelah sempat berpindah tangan ke Megatech (anak perusahaan Sedtco Group milik Setiawan Djody), kemudian V'Power (milik Tommy Soeharto) dan Mycom (perusahaan investasi Malaysia), kini pemiliki tunggal Lamborghini adalah Audi AG, anak perusahaan Volkswagen Group.
 
Contoh Lamborghini dengan desain terbaru
 
Ferrucio Lamborghini sendiri, meninggal pada 20 Februari 1993 di usia 76 tahun. Pada saat itu, ia telah mencapai pengakuan luas atas dedikasinya menciptakan supercar dengan desain eksotis yang mutakhir, yang menjadi simbol kekayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut