Rabu, 13-Oktober-2010 NASA dikenal sebagai lembaga milik AS yang prestasinya membuat manusia bisa menjelajah ruang angkasa. Namun ketika puluhan orang terjebak di dalam tanah sedalam hampir 1 kilometer, NASA pula yang diminta bantuan. Itulah kejadian yang sekarang jadi perhatian dunia, ketika 33 orang penambang Cile akan diselamatkan dari dalam tempat tambang emas yang runtuh dan mengubur mereka sejak 5 Agustus lalu (69 hari lalu).
Pada awalnya hampir tak ada yang optimis para penambang itu bisa diselamatkan. Maklumlah mereka terjebak di kedalaman 700 meter di dalam tanah. Upaya penggalian sempat diragukan akan berhasil menyelamatkan mereka hidup-hidup karena bisa saja penggalian untuk mengevakuasi itu justru akan membuat ruang bawah tanah tempat penambang terjebak itu runtuh.
Akhirnya pemerintah Cile meminta bantuan NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat). Tenaga ahli NASA datang ke Cile. Skenario dibuat. Cara menyelamatkan penambang yang terjebak itu adalah dengan membuat terowongan vertikalmenembus ke ruang tempat mereka berkumpul. Namun itu pun tidak gampang dan memakan waktu lama. Diperkirakan pengeboran dengan hati-hati itu akan memakan waktu sekitar empat bulan.
Lamanya waktu pengeboran itu karena sulitnya medan yang mengubur mereka. Selain itu pengeboran yang dilakukan pun tidak gampang. Setiap harinya, pengeboran hanya bisa menggali 8 hingga 15 meter. Itupun untuk lubang berdiameter 40 cm. Setelah itu pengeboran kedua dilakukan untuk melebarkan lubang galian hingga memiliki diameter 70 cm. Melalui lubang berdiamter 70 cm itulah para penambang itu akan diselamatkan.
Untuk menjaga keselamatan penambang, ke dalam lubang itu disisipkan pipa baja setebal 12 cm dengan diameter60,9 cm. Setelah pipa baja terpasang, digunakan kapsul semacam lift untuk mengangkat mereka satu per satu. Karena itulah, untuk mengangkut seluruh 33 penambang itu dibutuhkan waktu 48 jam atau lebih dari satu jam untuk setiap orang.
Masih Hidup
Sebelum upaya pengeboran dilakukan, tim evakuasi memastikan apakah para penambang masih hidup. Melalui pengeboran lubang kecil hingga menembus para penambang, akhirnya diketahui mereka masih hidup. Tim penyelamat bahkan bisa melihat mereka melalui kamera video yang dikirim ke para penambang dan meminta mereka merekam keadaan di dalam.Akhirnya komunikasi pun lancar baik keluarga di atas maupun para penambang bisa berhubungan. Tak hanya itu pasokan makanan, obat-obatan, pakaian, dan lain sebagainya bisa pula dipasok ke dalam tanah melalui lubang kecil itu.
Para ahli NASA berperan dalam memberi pelatihan para penambang agar bisa bertahan hidup di dalam. Misalnya, mereka diminta latihan fisik untuk tetap menjaga kondisi fisiknya. NASA juga yang mengirimkan aneka peralatan untuk membantu penyelamatan itu.
Rekor Baru
Rupanya penggalian lubang penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat. Pada 12 Oktober 2010, upaya pengangkatan penambang pun dimulai. Karena penyelamatan dilakukan satu per satu maka untuk mengangkatnya diurut berdasakan tingkat kesehatan para penambang. Kelompok pertama yang akan diangkat adalah para penambang yang kondisi kesehatannya fit. Kelompok kedua adalah para penambang yang sakit. Dan kelompok ketiga yang akan diangkat adalah para penambang yang paling kuat.
Proses Penyelamatan
Akhirnya terpilih Florencio Avalos, 31 tahun, menjadi penambang pertama yang muncul ke permukaan setelah terkubur selama 69 hari. Ini adalah rekor baru orang bisa bertahan di dalam tanah setelah terjebak tanah yang runtuh. Mereka bisa bertahan hidup tak hanya berkat pasokan makanan dan obat-obatan dari atas, tetapi juga berkat dorongan motivasi baik dari keluarga, pemerintah Cile, dan tim ahli.
Florencio memeluk Presiden Cile
Florencio muncul mengenakan helm, kaca mata pelindung. Senyumnya segera mengembang begitu menghirup udara segar. Keharuan pecah. Florencio lalu memeluk Bairo, anaknya yang berusia 7 tahun dan istrinya. Setelah itu memeluk Presiden Cile Sebastian Pinera dan tim penyelamat. Kemunculan Florencio tak hanya disambut isak tangis tetapi juga teriakan, "Chi, Chi, Chi ...... Le, Le, Le....." nama negaranya. Seluruh dunia menyaksikan keajaiban penyelamatan itu, pantang menyerah para penambang dan tim penyelamat, serta upaya kerja keras mereka. Luar biasa!!
Sanak keluarga para penambang, larut dalam rasa haru dan gembira.

